Halaman

Sholat Dhuha - Bagian 2


MATERI SHOLAT DHUHA (Bagian 2)


Bacalah sampai selesai dan pahami isinya, baru setelah itu isilah komentar

Panduan Lengkap Sholat Dhuha : Niat, Tata Cara, Bacaan, Keutamaan
Sumber : Qazwa

Sholat Dhuha adalah salah satu ibadah dalam Islam yang masuk ke kategori Sunnah. Inilah amalan sholat selain sholat wajib 5 waktu. Umumnya inilah shalat sunnah yang biasa dikerjakan sebagaimana sholat tahajjud. Bedanya bila sholat tahajjud dikerjakan di sepertiga malam terakhir adapun sholat dhuha dilaksanakan di pagi hari ketika matahari telah nampak.

Sebagaimana sholat pada umumnya, ia memiliki tata cara yang harus diikuti. Termasuk di dalamnya doa sholat dhuha, niat sholat dhuha, waktu sholat dhuha dan bacaan sholat dhuha.

Rukun dan syarat harus dipenuhi agar sholat yang dilakukan menjadi sah. Dikarenakan ini merupakan ibadah sunnah, maka adapula keutamaan yang melekat pada sholat ini.

Niat
Seperti sholat wajib dan shalat sunnah yang lain yang mana perlu diawali dengan niat. Bahkan di setiap amalan harus disertakan dengan niat diawalnya. Inilah bacaan untuk niat sholat dhuha.
USHOLLI SUNNATADH DHUHAA ROK’ATAINI MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA’AN LILLAAHI TA’AALAA.
Artinya: “ Aku niat sholat sunnah dhuha dua rakaat menghadap kiblat saat ini karena Allah Ta’ala.”

Tata Cara
Sholat ini dilaksanakan minimal dalam 2 rakaat. Kamu bisa melaksanakan shalat ini hingga 12 rakaat dengan 2 rakaat salam. Sebagaimana yang telah dijelaskan sebelumnya, sholat dhuha dilaksanakan habis shubuh ketika fajar terbit hingga waktu dzhuhur tiba. Berkisar jam 07.00 WIB hingga 11.00 WIB.

Rukun dan syaratnya sebagaimana sholat pada umumnya. Diawali dengan berwudhu lalu dilanjutkan dengan sholat. Adapun tata caranya lebih kurang sebagai berikut:
  • Melafadzkan Niat Sholat Dhuha
  • Takbiratul ihram, diikuti dengan doa iftitah
  • Al Fatihah
  • Membaca surat dari Al Qur’an, diutamakan Surah Asy-Syamsi
  • Ruku dengan tumakminah
  • Itidal
  • Sujud pertama
  • Duduk di antara dua sujud
  • Sujud kedua
  • Berdiri lagi untuk menunaikan rakaat kedua
Pada rakaat kedua bacaan Al-qur’an yang diutamakan adalah surat Adh-Dhuha dan kemudian ditutup dengan duduk akhir dan mengucapkan salam.

Pembacaan surat pilihan setelah Al-Fatihah sebenarnya dibebaskan, tidak diwajibkan untuk membaca Adh-Dhuha ataupun Asy-Syams. Bahkan adapula yang berpendapat bahwa rakaat pertama diutamakan Adh-Dhuha dan rakaat kedua diutamakan Al-Ikhlas. Terlepas dari pendapat tersebut, intinya tidak ada perintah khusus untuk membaca surat tertentu setelah Al-Fatihah. Bacalah surat yang bisa kamu baca.

Keutamaan
Inilah pembahasan yang menarik dan bisa menggugah kaum muslimin untuk bersemangat melaksanakan shalat ini. Sholat Dhuha sebagaimana amalan sunnah lainnya memiliki keutamaan. Apa saja kira-kira keutamaannya?

Sholat dhuha sering diidentikkan sebagai sholat yang akan mendatangkan rezeki. Sebagaimana hadist Nabi SAW, Dari Nu’aim bin Hammar Al Ghathafani, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
Allah Ta’ala berfirman: Wahai anak Adam, janganlah engkau tinggalkan empat raka’at sholat di awal siang (di waktu Dhuha). Maka itu akan mencukupimu di akhir siang” (HR. Tirmidzi no. 475, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Al Jami’ no. 4342).

Keutamaan lainnya adalah sholat dhuha disebut juga sebagai sholat awwabin. Apa itu shalat awwabin? Ia adalah shalat orang-orang yang banyak kembali kepada Allah. Sebagaimana hadist Nabi SAW, Rasulullah SAW bersabda:
Shalat awwabin adalah ketika anak unta merasakan terik matahari” (HR. Muslim no. 748).

-----oOo-----


Tidak ada komentar:

Posting Komentar