Halaman

Mutiara Ramadhan: BUBUR TAJILKU UNTUK MASJID DIHARI PERTAMA DIBAYAR CASH ALLAH 100 JUTA

🕋 MUTIARA RAMADHAN 🕋 
    Oleh: JULAENI, S.Pd., M.Si.
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
BUBUR TAJILKU UNTUK MASJID DIHARI PERTAMA DIBAYAR CASH ALLAH 100 JUTA

Ada seorang karyawan PNS bernama Amir yang tak pernah diajak proyek. Karena dia gak mau cincai soal Mark Up anggaran. Dia santai saja asal gak makan uang haram katanya.

Tapi sebenarnya saat ini dia lagi kesulitan ekonomi. Sehingga dia berniat menjual 80 bungkus ta'jil bubur manis buatan istrinya dikantor. Sampai kantor dengan membawa ta'jil dia semangat promosikan ke ruangan-ruangan teman-teman kantornya. Tapi gak ada yang nanggapi. 

Sampai sore waktu pulang gak ada juga yang beli ta'jilnya. Perlahan Amir menghela nafas dan tidak terasa menitikkan air mata. Terbayang bagaimana istrinya dari pagi-pagi sekali sejak sebelum sahur, menyiapkan bubur ta'jil yang dibawanya. Sambil beres-beres mejanya, bersiap pulang. Merahlah matanya. 

Tapi itu hanya beberapa menit. Kemudian dia langsung hapus airmatanya. Dan dia segera melangkah keluar untuk pulang sambil menenteng bawaan ta'jilnya.

Di luar dia lihat ada 5 orang satpam. Maka dikasihnyalah 5 ta'jil. Gratis. Bahkan ketika satpam itu tau ta'jil nya gak laku dan mau dibayar, dia menolak.

Kemudian dia mampir di masjid dekat kantornya untuk ashar. Selesai ashar dia serahkan seluruh ta'jil sisa 75 bungkus ke pengurus masjid untuk buka puasa bersama. Gratis !!

Tindakan itu membuat pengurus masjid mencatat nama, no telpon, alamat. Hanya satu pesan Amir, bahwa dia gak mau diumumkan namanya.

Sesampai dirumah. Dia disambut oleh istri yang girang melihat dia gak bawa pulang ta'jil. Tapi heran lihat suaminya Amir lesu.

"Kenapa bang. Kan ta'jilnya habis."
"Iya habis. Tapi Ndak ada duitnya."
"Lho kok bisa? Pada ngutang?"
Istrinya mulai lesu juga. "Bukan. Gak ada yang beli di kantor. Jadi 5 kukasih satpam, 75 nya ku kasih mesjid buat takjil bersama"."Oh"

Muka kecewa istri membuat Amir makin teriris. Tapi tak lama kemudian istrinya berwajah cerah lagi, kemudian tersenyum kepada suaminya.

"Gak apa-apalah bang. Belum rejeki. Kita diminta menjamu tamu  الله. Yuk.. siap2 bentar lagi magrib".

Subhanallah… takjub Amir melihat keikhlasan istrinya itu… dan terasa ringan di dada, merekapun berbuka bersama dalam kesederhanaan…

Setelah selesai tarawih tiba-tiba ada telepon masuk dari nomor yang tidak dikenal. Diangkat Amir…

"Assalamualaikum..." Ucap Amir menyambut si penelepon.
"Waalaikumsalam warahmatullahi Wabarokatuh. Apa benar ini bapak yang tadi ngasih ta'jil ke mesjid?"
"Benar pak ada yg bisa saya bantu?"
"Tadi kebetulan kami mampir masjid. Gak kekejar buka di rumah saya. Saya makan bubur sumsumnya. Istri makan bubur ketan hitamnya. Enaaaak banget.."
"Alhamdulillaah pak.. Terimakasih" jawab Amir.
"Nah mulai besok sampai tamat ramadhan saya pesen 1000 ta'jil tiap hari. Bisa?"
Amir terkejut. Dan berteriak Allahu Akbar dalam hati. Gemetar dirinya…Ta'jil yang dianggap gak laku malah mendatangkan customer yang dahsyat.

"Bi… bisa pak. Tapi maaf, keuangan saya lagi terpuruk. Modal untuk 1000 ta'jil untuk hari pertama aja gak ada".
"Tenang… tolong kalkulasi semua. Minta rekening. Saya bayar cash untuk 28 hari" begitu suara orang diseberang telepon hp nya.
"Ya Allah, ini saya tidak mimpi kan pak."
Ketawa bapak dermawan yang di seberang.
"Oya, ta'jil akan dijemput supir dan pegawai saya. Kalian cuma buatkan saja ya"
"Terima kasih yang tak terhingga pak. Semoga Jannah utk Bapak".

Telepon ditutup. Dan dia menghitung semua kebutuhan 1000ta'jil X 28 hari, setiap ta'jil dihargai Rp 5rb, kemudian hitungan itu di foto, dan kemudian dia kirim ke nomor bapak dermawan tadi berikut rekeningnya.

10 menit kemudian masuk notifikasi dari e-banking nya. Masha Allah… sudah masuk uang seratus juta lebih yang barusan tadi dia tulis.

MATEMATIKA الله MEMANG TAK PERNAH KITA TAHU, daya nalar kita seringkali tidak mampu menjangkaunya.
Sebagaimana dijelaskan dalam firman الله SWT dalam Surat Al-Baqarah, ayat 245 : 

مَّن ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَاعِفَهُ لَهُ أَضْعَافًا كَثِيرَةً وَاللَّهُ يَقْبِضُ وَيَبْسُطُ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ

Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada الله, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan الله), maka الله akan meperlipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan الله menyempitkan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.

Barangsiapa yang bertakwa kepada الله, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya… dan الله akan mencukupkan keperluannya. (At-Talaq 2-3).

MARHABAN YA ROMADHON MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN SEMOGA الله SWT MENERIMA SELURUH AMALIAH ROMADHON KITA TANPA KECUALI AAMIIN YA ROBB 

Silahkan di re-share, semoga menjadi amal kebaikan bagi penulis & penyebarnya. ❤️😭😭😭😭

والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar