๐ MUTIARA RAMADHAN ๐
Oleh: JULAENI, S.Pd., M.Si.
KEBAHAGIAAN ORANG YANG BERPUASA
ุงูุณَّูุงَู
ُ ุนََُْูููู
ْ َูุฑَุญْู
َุฉُ ุงِููู َูุจَุฑََูุงุชُُู
ุจِุณْู
ِ ุงِّููู ุงูุฑَّุญْู
َِู ุงูุฑَّุญِْูู
ِ
Menunggu saat berbuka bagi sebagian besar orang yang berpuasa adalah waktu yang terasa berjalan sangat lambat. Rasanya ingin segera mendengar suara Adzan maghrib dan segera berbuka dengan aneka makanan yang mungkin sudah disiapkan. Saat berbuka memang saat yang ditunggu - tunggu bagi mereka yang sedang berpuasa.
Didalam sebuah hadits yg diriwayatkan dari Abu Hurairah Rasulullah bersabda:
ِููุตَّุงุฆِู
ِ َูุฑْุญَุชَุงِู : َูุฑْุญَุฉٌ ุนِْูุฏَ ِูุทْุฑِِู ، ََููุฑْุญَุฉٌ ุนِْูุฏَ َِููุงุกِ ุฑَุจِِّู
“Bagi orang yang berpuasa ada dua kegembiraan, yaitu kegembiraan ketika berbuka puasa dan kegembiraan ketika bertemu dengan Rabb-nya.” (HR. Bukhรขri No. 1894).
Saat berbuka adalah saat yang menyenangkan. Terbebas dari rasa haus dan lapar serta larangan2 lain saat berpuasa.
Ibnu Rajab Al-Hanbali rahimahullah dalam kitab Lathaiful Ma’arif berkata: “Sesungguhnya jiwa sangat condong kepada apa yang menjadi kebutuhannya, seperti makan, minum, dan hubungan suami istri. Jika tiga hal itu dilarang pada waktu tertentu, kemudian diperbolehkan untuk dilakukan, terutama pada waktu yang sangat dibutuhkan, maka jiwa akan merasakan kebahagiaan.
Kebahagiaan yg kedua adalah saat bertemu dengan Allah.
Di hari kiamat nanti semua orang akan bertemu dengan Allah. Saat bertemu dengan Allah, ada yang wajahnya penuh ketakutan dan ada pula yang wajahnya kegembiraan.
Allah berfirman:
َْููู
َ َูุฃْุชِ َูุง ุชَََّููู
ُ َْููุณٌ ุฅَِّูุง ุจِุฅِุฐِِْูู ۚ َูู
ُِْููู
ْ ุดٌَِّูู َูุณَุนِูุฏٌ
Di kala datang hari itu, tidak ada seorangun yang berbicara, melainkan dengan izin-Nya; maka di antara mereka ada yang celaka dan ada yang berbahagia. (QS Hud: 105).
Orang- orang yang berpuasa akan gembira saat bertemu dengan Allah karena pahala dari ibadah puasa yang tidak terhingga sebagaimana dijelaskan didalam hadits dari Abu Hurairah , Rasulullah bersabda:
ُُّูู ุนَู
َِู ุงุจِْู ุขุฏَู
َ ُูุถَุงุนَُู ุงْูุญَุณََูุฉُ ุนَุดْุฑُ ุฃَู
ْุซَุงَِููุง ุฅَِูู ุณَุจْุนِู
ِุงุฆَุฉِ ุถِุนٍْู َูุงَู ุงَُّููู ุนَุฒَّ َูุฌََّู ุฅِูุงَّ ุงูุตَّْูู
َ َูุฅَُِّูู ِูู َูุฃََูุง ุฃَุฌْุฒِู ุจِِู َูุฏَุนُ ุดََْููุชَُู َูุทَุนَุงู
َُู ู
ِْู ุฃَุฌِْูู
Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya): “Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku. (HR Bukhari No 1904)
Karenanya pada hari kiamat saat bertemu Allah maka mereka yang berpuasa Ramadhan akan berbahagia ketika bertemu dengan Allah SWT. Wajah mereka berseri - seri sebagaimana firman Allah:
ُูุฌٌُูู َْููู
َุฆِุฐٍ َูุงุถِุฑَุฉٌ , ุฅَِูู ุฑَุจَِّูุง َูุงุธِุฑَุฉٌ
“Wajah-wajah (orang-orang mukmin) pada hari itu berseri-seri Kepada Tuhannyalah mereka melihat.”
(QS. Al-Qiyamah: 22-23).
Demikian Saudaraku pemerhati Mutiara Ramadhan. Semoga tulisan ini menjadi penyemangat bagi kita untuk menyempurnakan ibadah shaum kita hingga hari terahir Ramadhan.
SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA RAMADHAN
Semoga Allah SWT menerima puasa kita , Shalat malam kita dan segala amal ibadah di bulan Ramadhan. Aamiin (ุฌููุงููู)
َู ุงูุณَّูุงَู
ُ ุนََُْูููู
ْ َูุฑَุญْู
َุฉُ ุงِููู َูุจَุฑََูุงุชُُู
Tidak ada komentar:
Posting Komentar