Marhaban Ya Ramadhan 4

🕋MUTIARA TAKWA 🕋
Oleh JULAENI, S.Pd., M.Si.

MARHABAN YA RAMADHAN 4

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم
اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَا تُهُ 

Di zaman Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam ada dua orang sahabat; satu dari keduanya sangat rajin beribadah, dan akhirnya wafat sebagai syahid. Adapun yang kedua, maka Beliau wafat setahun setelahnya (tidak sebagai syahid). Setelah wafat, Thalhah melihat dalam mimpinya bahwa sahabat yang wafat belakangan ternyata masuk lebih dahulu ke surga, kemudian barulah setelah itu sahabat yang wafat sebagai syahid tersebut. 

Ketika berita itu sampai kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam, lantas beliau bersabda,

أَلَيْسَ قَدْ مَكَثَ هَذَا بَعْدَهُ سَنَةً؟ 
قَالُوا: بَلَى، قَالَ: وَأَدْرَكَ رَمَضَانَ فَصَامَ، وَصَلَّى كَذَا وَكَذَا مِنْ سَجْدَةٍ فِي السَّنَةِ؟ قَالُوا: بَلَى، قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: فَمَا بَيْنَهُمَا أَبْعَدُ مِمَّا بَيْنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ

Artinya:
Bukankah orang kedua itu masih hidup setelahnya selama setahun? Mereka berkata ‘ya’. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, bukanlah orang kedua itu masih mendapati Ramadhan dan berpuasa? Dan bukankah ia masih mendapati shalat dan kemudian sujud selama setahun? Mereka berkata, ‘ya’. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, sungguh perbedaan antara keduanya lebih jauh dari jarak antara langit dan bumi (HR. Ibnu Majah).

Oleh karena itu, tidak ada doa di dalam menjelang Ramadhan ini, melainkan sebagaimana yang dinyatakan oleh imam Yahya bin Abi Katsir Rohimahullah adalah, “Di antara doa-doa mereka [para ulama sholeh terdahulu],  ‘Ya Allah sampaikan lah aku ke bulan Ramadhan, dan serahkanlah Ramadhan untukku [sehingga Engkau Memberikan kemudahan kepadaku untuk bisa maksimal dalam beribadah di bulan Ramadhan], dan terimalah amal ibadahku di bulan Ramadhan ini di sisi Mu’” (lihat: Lathoiful Maaarif, hal.264).

Semoga Allah Subhanahu wata’ala mempertemukan kita dengan bulan Ramadhan, dan memudahkan kita untuk bisa secara maksimal melaksanakan segala amal ibadah di bulan Ramadhan ini. Dan semoga Allah Subhanahu wata’ala menerima segala amal ibadah kita, lalu memasukkan kita ke dalam surga-Nya, serta menjauhkan kita semua dari api neraka. Aamiin, Allahu ya’lam. 
 
Semoga Mutiara Takwa yang kita baca ini menjadi pengingat dan penambah iman, dan kalau sekiranya bermanfaat bagi yang lain, mari kita share kultum ini kepada sanak saudara dan handai taulan serta sahabat semuanya, semoga menjadi jariyah kita semua, aamiin. (جولايني) 

اَلْحَمْدُ للَّهِ رَبِّ الْعالَمِينَ
وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar