🕋MUTIARA TAKWA 🕋
Oleh JULAENI, S.Pd., M.Si.
MARHABAN YA RAMADHAN 5
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم
اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ الله وبركاته
Mari kita perhatikan riwaayat berikut. Rasulullah SAW bersabda:
إِنَّ لِلَّهِ عُتَقَاءَ فِي كُلِّ يَوْمٍ وَلَيْلَة لِكُلِّ عَبْدٍ مِنْهُمْ دَعْوَةٌ مُسْتَجَابَة
Artinya:
Sesungguhnya Allah ta’ala (di bulan Ramadhan) mempunyai orang-orang yang akan Dia bebaskan dari api neraka pada setiap siang dan malam hari. Pada bulan itu, setiap muslim memiliki do’a yang akan dijawab pada setiap siang dan malam hari (HR. Ahmad).
Selain itu, beliau Shallallahu ‘alaihi wasallam juga bersabda:
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Artinya:
Barangsiapa berpuasa Ramadhan, dengan segenap iman dan harapan; niscaya akan diampuni segala dosa-dosanya yang telah lalu (HR. Bukhari).
Bagi mereka yang merindukannya, bulan Ramadhan adalah tamu agung dan sangat dinanti oleh seluruh kaum muslimin di seluruh dunia. Jadi, adalah merupakan hal yang sangat wajar bagi seorang yang akan kedatangan tamu agung untuk bergegas mempersiapkan diri menyambut kedatangannya. Demikian itulah keadaan orang-orang beriman; rasa rindu untuk kembali berjumpa dengan Ramadhan tentu menjadikan mereka jauh-jauh hari telah melakukan berbagai persiapan untuk¡ menyambut kedatangannya.
Mu’alla bin Al Fadhl berkata, “Para salaf, enam bulan sebelum Ramadhan berdoa agar mereka kembali dapat berjumpa dengannya; dan enam bulan setelahnya mereka berdoa agar diterima segala ibadah mereka di bulan Ramadhan”.
Di antara persiapan itu adalah kembali membuka lembaran-lembaran pena para ulama tentang dalil-dali serta hukum-hukum berkenaan dengan Ramadhan. Nikmatilah setiap uraian, penjelasan, dan nasehat mereka dalam menghadapi tamu agung tersebut.
¡
Adapun salah satu kegiatan rutin di bulan ini adalah memperbanyak Membaca Al-Quran. Di dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Abu Hurairah RA:
أن جبريل كان يعْرضُ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْق ُرْآنَ كُلَّ عَامٍ مَرَّةً ، فَعرضَ عَلَيْهِ مَرَّتَيْنِ فِي الْعَامِ الَّذِي قُبِضَ فيه
Artinya:
Sesungguhnya Jibril akan membacakan bacaan Al-Quran bersama Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam pada setiap tahun sekali dan ketika tahun kewafatan Nabi Shallalahu ‘alaihi wasallam, Jibril mengulanginya sebanyak dua kali (HR. Al-Bukhari no. 4998).
Semoga yang kita baca ini menjadi pengingat dan penambah iman, dan kalau sekiranya bermanfaat bagi yang lain, mari kita share kultum ini kepada sanak saudara dan handai taulan serta sahabat semuanya, semoga menjadi jariyah kita semua, aamiin. (جولايني) ;
اَلْحَمْدُ للَّهِ رَبِّ الْعالَمِينَ
وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Tidak ada komentar:
Posting Komentar